Mungkin sebagian dari Anda berfikir semua yang dikalikan nol hasilnya pasti nol. Tapi kenapa 0!= 1?
Oke, di sini Hari coba jelaskan asal-usulnya, kenapa sih 0!= 1? bukan 0?
Yang perlu Anda ketahui, bentuk umum faktorial adalah n!
n!= n x (n - 1) . (n - 2) . (n - 3) . .... . 3 . 2 . 1
n!= n x (n - 1)!
(ruas kiri dan kanan dibagi dengan n)
n!/n = n x (n - 1)! / n
n!/n = (n - 1)!
Nah, setelah didapat persamaan (n - 1)! = n!/n, saatnya kita coba ganti nilai n.
n= 3
2!= 3!/3
2!= 3.2.1 / 3
2!= 2
n= 2
1!= 2!/2
1!= 2.1 / 2
1!= 1
n= 1
0!= 1! / 1
0!= 1/1
0!= 1
Nah, terjawab sudah, ternyata benar, 0!= 1 :D
Semoga membantu :)
Translate
Senin, 06 Oktober 2014
Senin, 30 Juni 2014
Cara Mudah Belajar Matematika
Sebagian orang menganggap matematika adalah pelajaran yang paling sulit, menakutkan, membosankan, dsb. Tapi ada juga yang menganggap matematika adalah pelajaran paling asyik, menyenangkan, menantang, haha. Nah, kalo menurut Saya, matematika itu unik, berbeda dengan pelajaran lain. Matematika itu penuh dengan kebocoran... bocor... bocor... wkwkwk, maksudnya, dalam soal matematika itu, kita sudah diberi petunjuk untuk menemukan jawabannya, baik angka, persamaan variabel, atau lainnya. Tinggal bagaimana kita membaca petunjuk itu sehingga bisa ketemu jawabannya. Oke, bagi Anda yang masih gelap dengan matematika, pengen mengenal matematika, pengen bisa matematika, mungkin bisa ikuti Tips Saya, hehe.
1. Cintai Matematika
Nah, kalo sudah cinta kan lebih mudah memahaminya, jadi ya yang utama harus cinta dulu.
2. Berani Mencoba
Banyak orang yang baru liat soal matematika, sudah bilang tidak bisa, susah, dsb. Haduh, bahaya deh kalo kebiasaan ini terus berlanjut, cobalah memberanikan diri untuk mencoba menjawab soal, tulis apa yang kamu ketahui. Sebagai contoh nih, soal ini sangat mudah bagi yang berani mencoba:
Digit terakhir dari hasil penjumlahan 1! + 2! + 3! + 4! + .... + 2014! adalah...
Bagi yang mentalnya payah, baru liat soal ini, terus langsung menganggap soal gila karena dia pikir harus menghitung sampai 2014! , 99,99% dia gak mau coba. Padahal kita cuma harus menghitung:
1! = 1, 2!= 2, 3!= 6, 4!= 24, 5!= 120, 6!= 720. nah, sudah jelas mulai dari 5! digit terakhirnya pasti 0, begitu juga seterusnya. maka digit terakhir 1! + 2! + 3! + 4! + .... + 2014! sama saja dengan digit terakhir 1! + 2! + 3! + 4!= 1 + 2 + 6 + 4, jadi digit terakhirnya 3.
3. Jangan Menyerah
Sudah mencoba, tapi kok gak ketemu-ketemu? atau mungkin jawabannya salah? Percuma kah?
Memang harus punya tekad yang kuat untuk bisa menguasai matematika, Saya juga masih sering muter-muter gak ketemu kalo jawab soal, kadang juga salah menjawab soal. Tapi dari situlah muncul rasa penasaran untuk mengetahui langkah yang benar dan jawabannya.
4. Tanya Master
Nah, setelah mencoba, mengalami kesulitan dalam menjawab soal, tidak ada salahnya untuk menanyakan soal itu kepada teman yang jago matematika, tapi pastikan Anda sudah mencoba mengerjakan soal itu dan soal yang ditanyakan memang soal yang Anda belum bisa. Gak usah malu atau gengsi untuk bertanya, tah itu bukan merupakan dosa.
5. Pelajari Kembali
Setelah dapat pencerahan dari sang Master, pelajari kembali langkah-langkah yang diberikan master, jangan sekedar puas karena jawabannya ketemu, yang lebih penting itu langkah-langkahnya, sehingga Anda tidak akan bertanya lagi soal yang serupa dengan yang sudah Anda tanyakan karena biasanya Master males kalo ditanya soal yang serupa terus-terusan.
Nah, mungkin cukup sekian yang bisa Saya sampaikan.
Semoga membantu :)
1. Cintai Matematika
Nah, kalo sudah cinta kan lebih mudah memahaminya, jadi ya yang utama harus cinta dulu.
2. Berani Mencoba
Banyak orang yang baru liat soal matematika, sudah bilang tidak bisa, susah, dsb. Haduh, bahaya deh kalo kebiasaan ini terus berlanjut, cobalah memberanikan diri untuk mencoba menjawab soal, tulis apa yang kamu ketahui. Sebagai contoh nih, soal ini sangat mudah bagi yang berani mencoba:
Digit terakhir dari hasil penjumlahan 1! + 2! + 3! + 4! + .... + 2014! adalah...
Bagi yang mentalnya payah, baru liat soal ini, terus langsung menganggap soal gila karena dia pikir harus menghitung sampai 2014! , 99,99% dia gak mau coba. Padahal kita cuma harus menghitung:
1! = 1, 2!= 2, 3!= 6, 4!= 24, 5!= 120, 6!= 720. nah, sudah jelas mulai dari 5! digit terakhirnya pasti 0, begitu juga seterusnya. maka digit terakhir 1! + 2! + 3! + 4! + .... + 2014! sama saja dengan digit terakhir 1! + 2! + 3! + 4!= 1 + 2 + 6 + 4, jadi digit terakhirnya 3.
3. Jangan Menyerah
Sudah mencoba, tapi kok gak ketemu-ketemu? atau mungkin jawabannya salah? Percuma kah?
Memang harus punya tekad yang kuat untuk bisa menguasai matematika, Saya juga masih sering muter-muter gak ketemu kalo jawab soal, kadang juga salah menjawab soal. Tapi dari situlah muncul rasa penasaran untuk mengetahui langkah yang benar dan jawabannya.
4. Tanya Master
Nah, setelah mencoba, mengalami kesulitan dalam menjawab soal, tidak ada salahnya untuk menanyakan soal itu kepada teman yang jago matematika, tapi pastikan Anda sudah mencoba mengerjakan soal itu dan soal yang ditanyakan memang soal yang Anda belum bisa. Gak usah malu atau gengsi untuk bertanya, tah itu bukan merupakan dosa.
5. Pelajari Kembali
Setelah dapat pencerahan dari sang Master, pelajari kembali langkah-langkah yang diberikan master, jangan sekedar puas karena jawabannya ketemu, yang lebih penting itu langkah-langkahnya, sehingga Anda tidak akan bertanya lagi soal yang serupa dengan yang sudah Anda tanyakan karena biasanya Master males kalo ditanya soal yang serupa terus-terusan.
Nah, mungkin cukup sekian yang bisa Saya sampaikan.
Semoga membantu :)
Penyebab Video Tidak Bisa Diputar di HP dan Cara Mengatasinya
Banyak faktor yang menyebabkan video gak bisa diputar di HP. Yang sering menyebabkan video gak bisa diputar di hp itu karena format yang tidak didukung oleh hp dan ukuran video yang terlalu besar. Untuk Anda pengguna hp Android, bisa download aplikasi Video Player for Android, cari aja di Play Store, lihat itu deskripsi aplikasinya, karena biasanya tanpa aplikasi, HP itu cuma bisa muter video yang formatnya MP4 atau 3GP. Solusi lainnya adalah, download Format Factory (Aplikasi PC). ini link downloadnya http://www.formatoz.com . Aplikasi itu bisa mengubah format file dan juga ukurannya. Jadi, misal Anda punya video formatnya MP4 / 3GP yang gak bisa diputer di HP Anda, padahal video lain yang formatnya sama bisa diputer, mungkin karena ukuran video yang terlalu besar. Maka dengan Format Factory, Anda bisa mengubah ukuran video itu (Melalui pengaturan pengeluaran), cobalah perkecil ukuran video, misal 320 x 240 atau 176 x 144. Sesuaikan dengan ukuran layar HP Anda. Jangan lupa pilih format yang didukung oleh HP Anda, biasanya sih MP4 / 3GP. Setelah itu, klik ok, mulai dah konversi. Tunggu proses sampai selesai, ntar video hasil konversi muncul di folder FF output di Data C, atau bisa Anda atur sendiri lokasi outputnya. Oke, sampai sini dulu, selamat mencoba.
Semoga membantu,
CMIIW :)
Semoga membantu,
CMIIW :)
Jumat, 27 Juni 2014
Cara Menghitung Banyak Diagonal Segi-n Beraturan
Diagonal itu kan garis yang menghubungkan dua titik sudut yang tidak berdekatan.
Misal dalam Segi-4 ABCD, ada 2 diagonal, yaitu AC dan BD.
Karena diagonal itu dibuat dari 2 titik yang dihubungkan, maka kita bisa cari banyak diagonal segi-n dengan cara KOMBINASI. (Pakai kombinasi karena diagonal AC= CA dan BD= DB)
Banyak Diagonal Segi-N Beraturan= C(n,2) - n
dikurangi n karena 2 titik yang dihubungkan itu menghasilkan sisi (garis yang menghubungkan 2 titik yang berdekatan).
Contoh:
Banyak diagonal segi-4 beraturan= C(4,2) - 4
..................................................= 4!/2!(4-2)! - 4
..................................................= 4!/2!2! - 4
..................................................= 6 - 4
..................................................= 2
Banyak diagonal segi-100 beraturan= C(100,2) - 100
......................................................= 100!/2!(100-2)! - 100
......................................................= 100!/2!98! - 100
......................................................= 4950 - 100
......................................................= 4850
Semoga membantu :)
CMIIW
Misal dalam Segi-4 ABCD, ada 2 diagonal, yaitu AC dan BD.
Karena diagonal itu dibuat dari 2 titik yang dihubungkan, maka kita bisa cari banyak diagonal segi-n dengan cara KOMBINASI. (Pakai kombinasi karena diagonal AC= CA dan BD= DB)
Banyak Diagonal Segi-N Beraturan= C(n,2) - n
dikurangi n karena 2 titik yang dihubungkan itu menghasilkan sisi (garis yang menghubungkan 2 titik yang berdekatan).
Contoh:
Banyak diagonal segi-4 beraturan= C(4,2) - 4
..................................................= 4!/2!(4-2)! - 4
..................................................= 4!/2!2! - 4
..................................................= 6 - 4
..................................................= 2
Banyak diagonal segi-100 beraturan= C(100,2) - 100
......................................................= 100!/2!(100-2)! - 100
......................................................= 100!/2!98! - 100
......................................................= 4950 - 100
......................................................= 4850
Semoga membantu :)
CMIIW
Kamis, 26 Juni 2014
Cara Menghitung PG (Passing Grade)
SBMPTN (2014) terdiri dari 150 soal.
Terdiri dari TPA (Numerik, Figural, Verbal), Matdas, B. Indo, B. Ing, Mat IPA, Kimia, Fisika, Biologi.
Masing-masing 15 soal, sehingga total 10 x 15= 150 soal.
150 soal benar nilainya 100
1 soal benar nilainya 100/150
1 soal benar nilainya 2/3
Lalu, berapa nilai 1 soal salah?
Ingat, sistem penilaian SBMPTN:
Benar= 4
Salah= -1
Kosong= 0
jadi, 1 soal salah nilainya -1/4 x 2/3 1 soal salah nilainya -1/6
Jadi, untuk menghitung PG:
2/3 x jumlah soal benar - 1/6 x jumlah soal salah.
Contoh:
Dari 150 soal, Adi mengerjakan 120 soal. Jawaban benar 90, jawaban salah 30, jawaban kosong 30.
Maka, PG Adi:
2/3 x 90 - 1/6 x 30= 60 - 5
.............................= 55
Jadi, PG Adi adalah 55%
Semoga membantu :)
CMIIW
Terdiri dari TPA (Numerik, Figural, Verbal), Matdas, B. Indo, B. Ing, Mat IPA, Kimia, Fisika, Biologi.
Masing-masing 15 soal, sehingga total 10 x 15= 150 soal.
150 soal benar nilainya 100
1 soal benar nilainya 100/150
1 soal benar nilainya 2/3
Lalu, berapa nilai 1 soal salah?
Ingat, sistem penilaian SBMPTN:
Benar= 4
Salah= -1
Kosong= 0
jadi, 1 soal salah nilainya -1/4 x 2/3 1 soal salah nilainya -1/6
Jadi, untuk menghitung PG:
2/3 x jumlah soal benar - 1/6 x jumlah soal salah.
Contoh:
Dari 150 soal, Adi mengerjakan 120 soal. Jawaban benar 90, jawaban salah 30, jawaban kosong 30.
Maka, PG Adi:
2/3 x 90 - 1/6 x 30= 60 - 5
.............................= 55
Jadi, PG Adi adalah 55%
Semoga membantu :)
CMIIW
Perbedaan Kombinasi dan Permutasi
Permutasi adalah penyusunan kembali suatu kumpulan objek dalam urutan yang berbeda dari urutan yang semula.
Kombinasi adalah menggabungkan beberapa objek dari suatu grup tanpa memperhatikan urutan. Di dalam kombinasi, urutan tidak diperhatikan.
Masih bingung?
Oke, Aku kasih contoh soal aja:
1. Dari 10 anak, akan dipilih 3 anak untuk mengikuti OSN Matematika, berapa susunan yang mungkin terjadi?
Kita misalkan 10 anak itu A, B, C, ..., J.
Sama kah jika 3 anak yang terpilih adalah (A, D, I) dengan (I, D, A), (D, I, A), dsb?
Ya sama, intinya 3 anak itulah yang terpilih.
Jadi, soal ini menggunakan KOMBINASI.
Dari 10 diambil 3 = C(10, 3)
...........................= 10! / (10-3)!3!
...........................= 10! / 7!3!
...........................= 120
Jadi, ada 120 susunan yang mungkin terjadi.
2. Dari 10 anak yang mengikuti lomba matematika, akan dipilih 3 anak untuk jadi juara 1, 2, dan 3. berapa susunan yang mungkin terjadi?
Kita misalkan 10 anak itu A, B, C, ..., J
Sama kah jika juara 1 A, juara 2 D, juara 3 I dengan juara 1 D, juara 2 I, juara 3 A?
Tidak sama, karena dalam soal ini ada keterangan juara, juara 1 tidak sama dengan juara 2 atau 3.
Jadi, soal ini menggunakan PERMUTASI
Dari 10 diambil 3 = P (10, 3)
...........................= 10! / (10-3)!
...........................= 10! / 7!
...........................= 720
Jadi, ada 720 susunan yang mungkin terjadi.
Kesimpulan:
Cara kombinasi digunakan jika susunan dibolak-balik itu sama artinya (ADI = IDA) sedangkan
Cara permutasi digunakan jika susunan dibolak-balik itu beda artinya (ADI # DIA).
Semoga membantu.
CMIIW :)
Kombinasi adalah menggabungkan beberapa objek dari suatu grup tanpa memperhatikan urutan. Di dalam kombinasi, urutan tidak diperhatikan.
Masih bingung?
Oke, Aku kasih contoh soal aja:
1. Dari 10 anak, akan dipilih 3 anak untuk mengikuti OSN Matematika, berapa susunan yang mungkin terjadi?
Kita misalkan 10 anak itu A, B, C, ..., J.
Sama kah jika 3 anak yang terpilih adalah (A, D, I) dengan (I, D, A), (D, I, A), dsb?
Ya sama, intinya 3 anak itulah yang terpilih.
Jadi, soal ini menggunakan KOMBINASI.
Dari 10 diambil 3 = C(10, 3)
...........................= 10! / (10-3)!3!
...........................= 10! / 7!3!
...........................= 120
Jadi, ada 120 susunan yang mungkin terjadi.
2. Dari 10 anak yang mengikuti lomba matematika, akan dipilih 3 anak untuk jadi juara 1, 2, dan 3. berapa susunan yang mungkin terjadi?
Kita misalkan 10 anak itu A, B, C, ..., J
Sama kah jika juara 1 A, juara 2 D, juara 3 I dengan juara 1 D, juara 2 I, juara 3 A?
Tidak sama, karena dalam soal ini ada keterangan juara, juara 1 tidak sama dengan juara 2 atau 3.
Jadi, soal ini menggunakan PERMUTASI
Dari 10 diambil 3 = P (10, 3)
...........................= 10! / (10-3)!
...........................= 10! / 7!
...........................= 720
Jadi, ada 720 susunan yang mungkin terjadi.
Kesimpulan:
Cara kombinasi digunakan jika susunan dibolak-balik itu sama artinya (ADI = IDA) sedangkan
Cara permutasi digunakan jika susunan dibolak-balik itu beda artinya (ADI # DIA).
Semoga membantu.
CMIIW :)
Langganan:
Komentar (Atom)